Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh – Fiksi merupakan suatu karangan non ilmiah yang ceritanya bukan berdasarkan kejadian nyata, melainkan dari imajinasi dan pikiran seseorang.

Fiksi dan Non Fiksi

Fiksi adalah suatu karya sastra. Adapun karya sastra terbagi menjadi 2 yakni karya sastra fiksi dan nonfiksi. Karya sastra fiksi yakni merupakan cerita khayalan atau cerita rekaan.

Arti Fiksi Secara Umum

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh
Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh

Pengertian Fiksi adalah sebuah prosa naratif yang sifatnya imajinasi atau karangan non-ilmiah dari penulis dan bukan berdasarkan kenyataan. Dengan kata lain, fiksi tidak terjadi di dunia nyata dan hanya berdasarkan imajinasi atau pikiran seseorang.

Walaupun fiksi hanya imajinasi penulis, namun fiksi tetap masuk akal dan bisa mengandung kebenaran yang bisa mendramatisasikan hubungan-hubungan antar manusia. Kata “Fiksi” bersal dari bahasa Inggris yaitu “Fiction” yang artinya rekaan atau khayalan.

Ada beberapa jenis karya seni yang termasuk dalam tulisan fiksi, diantaranya:

  • Novel
  • Cerpen
  • Sinetron
  • Drama
  • Telenovela
  • Film komedi
  • Dan lain-lain

Pengertian Non-fiksi

Pengertian Non-fiksi adalah suatu tulisan yang isinya bukanlah imajinasi atau rekaan penulisnya. Dengan kata lain, tulisan non-fiksi adalah suatu karya seni yang sifatnya faktual atau berdasarkan kenyataan dan mengandung kebenaran di dalamnya.

Pengertian Fiksi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami tentang arti fiksi, kita dapat melihat pendapat para ahli berikut ini:

Krismarsanti (2009:1)

Fiksi merupakan karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi daripengarang.

Semi (2008:76)

Fiksi merupakan jenis narasi literer dan berupa cerita rekaan dan juga khayalan.

Nurgiantoro (2010:2)

Fiksi merupakan prosa naratif yang mempunyai sifat imajinasi akan tetapi tetap rasional (masuk akal) dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan antar mahkluk hidup.

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut KBBI, Fiksi yakni:
1) Cerita rekaan
2) Rekaan, khayalan, imajinasi dan tidak berdasarkan kenyataan
3) Pernyataan yang hanya yang muncul dari khayalan atau pikiran.

Henry Guntur Tarigan

Menurut Henry Guntur Tarigan, fiksi adalah suatu karya sastra yang berasal dari hasil imajinasi penulis.

Jenis-Jenis Fiksi

Fiksi dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:

Cerita Pendek (Cerpen)

Cerita pendek merupakan karya yang memiliki panjang minimal 2.0000 kata namun diatas 7,500. Batasan antara cerita pendek yang panjang dengan novella tidak begitu jelas.

Novella

Novella merupakan karya yang memiliki sekitar 17,500 kata tapi dibawah 50.000 kata.

Novel

Novel merupakan karya dengan panjang kata nya 50.000 kata bahkan lebih dari itu.

Ciri-Ciri Fiksi

Berikut ini adalah ciri-ciri fiksi:

  1. Fiksi sifatnya rekaan atau imajinasi dari pengarang
  2. Dalam fiksi terdapat kebenaran yang relatif atau tidak mutlak
  3. Umumnya fiksi menggunakan bahasa yang bersifat konotatif atau bukan sebenarnya
  4. Karya fiksi tidak memiliki sistematika yang baku
  5. Umumnya karya fiksi menyasar emosi atau perasaan pembaca, bukan logika
  6. Dalam karya fiksi terdapat pesan moral atau amanat tertentu

Fungsi Fiksi

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh
Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh

Muhardi & Hasanuddin (1992:12) mengemukakan bahwa fungsi fiksi yakni adalah:

  1. Memperbanyak atau mengembangkan nilai normatif dan juga nilai estetis serta mengembangkan nilai praktis. Nilai praktis diambil oleh fiksi berdasarkan permasalahan realitas objektif yang dijadikan titik tolak penceritaan. Nilai normatif dan estetis ada dalam fiksi berdasarkan hasil penalaran dan pengolahan intelektual dan visi dari pengarang.
  2. Sebagai media atau sarana untuk menularkan pikiran kreatif, kepekaan rasa, kemapanan visi, kebijakan serta kearifan sang pengarang.
  3. Adapun fiksi sebenarnya merangsang si pembaca untuk agar mengenali, menghayati, menganalisis dan merumuskan nilai-nilai kemanusiaan yang ada dalm cerita atau kisah dari fiksi tersebut.

Unsur-Unsur Teks Cerita Fiksi

Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsur teks cerita fiksi, terdiri atas:

Unsur Intrinsik Teks Cerita Fiksi

Nah berikut ini unsur Intrinsik yang membangun cerita fiksi dimana unsur ini ada di dalam cerita fiksi sebagai berikut:

Tema,

yaitu gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung di dalam teks.

Tokoh,

yaitu pelaku dalam karya sastra. Karya sastra dari segi peranan dibagi menjadi 2, yakni tokoh utama dan tokoh tambahan.

Alur/Plot,

yaitu cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat, peri- stiwa yang satu disebabkan atau me- nyebabkan peristiwa yang lain.

Konflik,

yaitu kejadian yang tergolong penting, merupakan sebuah unsur yang sangat.diperlukan dalam mengembangkan plot.

Klimaks,

yaitu saat sebuah konflik telah mencapai tingkat intensitas tertinggi, dan saat itu merupakan sebuah yang tidak dapat dihindari.

Latar,

yaitu tempat, waktu, dan ling- kungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan.

Amanat,

yaitu pemecahan yang diberi- kan pengarang terhadap persoalan di dalam sebuah karya sastra.

Sudut pandang,

yaitu cara pandang pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan, latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi kepada pembaca.

Penokohan,

yaitu teknik atau cara-cara menampilkan tokoh.

Unsur Ekstrinsik Teks Cerita Fiksi

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh
Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh

Sedangkan unsur ekstrinsik yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri berikut ini.

  1. Keadaan subjektivitas individu pengarang yang memiliki sikap.
  2. Keyakinan
  3. Pandangan hidup yang keseluruhan itu akan mempengaruhi karya yang ditulisnya.
  4. Psikologi, baik yang berupa psikologi pengarang seperti ekonomi, politik, dan sosial juga akan mempengaruhi karya sastra.
  5. Pandangan hidup suatu bangsa
  6. Berbagai karya seni yang lain, dan sebagainya.

Struktur Teks Cerita Fiksi

Jika kamu mengetahui struktur cerpen, maka itu tidak jauh berbeda dengan struktur penyusunan teks cerita fiksi, dimana struktur cerita fiksi terdiri 6 unsur berikut:

  1. Abstrak merupakan opsional atau boleh ada maupun tidak ada, bagian ini menjadi inti dari sebuah teks cerita fiksi.
  2. Orientasi merupakan berisi tentang pengenalan tema, latar belakang tema serta tokoh-tokoh didalam novel, terletak pada bagian awal dan menjadi penjelasanm dari teks cerita fiksi dalam novel.
  3. Komplikasi merupakan klimaks dari teks cerita fikasi karena pada bagian ini mulai muncul berbagai permasalahan, biasanya komplikasi disebuah novel menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca.
  4. Evaluasi merupakan bagian dalam teks naskah novel yang berisi munculnya pembahasan pemecahan atau pun penyelesaian masalah.
  5. Resolusi merupakan bagian yang berisi inti pemecahan masalah dari masalah-masalah yang dialami tokoh utama.
  6. Koda (reorientasi) berisi amanat dan juga pesan moral positif yang bisa dipetik dari sebuah naskah teks cerita fiksi.

Namun, tidak menutup kemungkinan teks cerita fiksi di novel hanya mempunyai struktur berupa evaluasi, orientasi, resolusi dan komplikasi.

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fiksi

Supaya kalian dapat membedakan teks cerita fiksi dengan yang lain 3 ciri kaidah kebahasaan berikut perlu diketahui:

  1. Metafora merupakan perumpamaan yang sering digunakan untuk membandingkan sebuah benda atau menggambarkan secara langsung atas dasar sifat yang sama.
  2. Metonimia merupakan gaya bahasa yang digunakan, kata-kata tertentu dipakai sebagai pengganti kata yang sebenarnya namun penggunaannya hanya pada kata yang memiliki pertalian yang begitu dekat.
  3. Simile (persamaan) digunakan sebagai perbanding yang bersifat eksplisit dengan maksud menyatakan sesuatu hal dengan hal lainnya, misalnya; seumpama, selayaknya, laksana.

Pengertian Cerita Non Fiksi

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh
Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh

Teks non-fiksi merupakan sebuah teks yang dibuat dengan berdasarkan kenyataan yang benar ada, realita tanpa unsur mengada-ada, atau dengan  hal yang benar terjadi di dalam kehidupan.

Jenis-Jenis Non Fiksi

Karangan non fiksi ini berupa misalnya buku ilmiah, feature, artikel,  tesis, skripsi dan juga laporan serta masih banyak lagi. Beberapa dari jenis karangan non fiksi ini di antaranya sebagai berikut :

  • Travelog
  • Tesaurus
  • Surat
  • Statuta
  • Sejarah alam
  • Sejarah
  • Skripsi
  • Sains populer
  • Referensi
  • Penulisan teknis
  • Penerbitan akademik
  • Panduan dan manual
  • Otobiografi
  • Non-fiksi kreatif
  • Menulis
  • Memoar
  • Makalah ilmiah
  • Makalah akademik
  • Laporan buku
  • Kritik sastra
  • Kamus
  • Jurnalisme
  • Jurnal
  • Fotografi
  • Filsafat
  • Film non-fiksi (misalnya dokumenter)
  • Esai
  • Ensiklopedia
  • Dokumen desain
  • Diagram
  • Cetak biru
  • Buku teks
  • Buku pedoman
  • Buku ilmiah
  • Buku harian
  • Biografi
  • Bantu mandiri
  • Almanak

Pembagian Non Fiksi

Cerita non fiksi itu mempunyai 2 bagian yang diantaranya sebagai berikut ini :

  1. Non fiksi Murni merupakan Cerita ini mempunyai isi yang menurut pengembangan di dasari oleh data – data otentik.
  2. Non fiksi Kreatif adalah Cerita yang berisi suatu data real yang di kembangkan untuk menjadi imajinasi dalam bentuk karangan seperti novel, puisi dan juga jenis prosa.

Struktur Cerita Non Fiksi

Cerita non fiksi mempunyai sebuah struktur orientasi dengan menggunakan urutan dan juga peristiwa. Pada struktur cerita akan lebih berdasarkan dari peristiwa serta kejadian. Kemudian di dalamnya tidak memiliki imajinasi yang akan di buat – buat untuk dapat membuat penulis lebih bisa mempercayai serta lebih mendramatisir suatu keadaan.

Contoh Fiksi Roman

Ada banyak sekali karya sastra yang berbentuk roman. Selain itu, jenis-jenis Roman juga cukup banyak, misalnya Roman petualangan, Roman Psikologis, Roman percintaan, dan lain-lain.

Beberapa contoh karya sastra berbentuk Roman, yaitu:

  • Katak Hendak Jadi Lembu (Roman Psikologi)
  • Gadis Empat Zaman (Roman Percintaan)
  • Si Dul Anak Jakarta (Roman Anak dan Remaja)
  • Neraka Dunia (Roman Pendidikan)
  • Mencari Pencuri Anak Perawan (Roman Kriminal dan Detektif)

Contoh Fiksi Novel

Sama halnya dengan Roman, karya sastra dalam bentuk Novel ada banyak sekali saat ini dan mudah kita temukan di toko buku. Beberapa contoh novel diantaranya adalah:

  • Dilan 1990
  • Siti Nurbaya
  • Tenggelamnya Kapal Vander Wick
  • Ketika Cinta Bertasbih

Contoh Fiksi Cerpen

Contoh cerita pendek (cerpen) sering kita temukan di media cetak Indonesia, misalnya koran dan majalah. Beberapa judul cerpen tersebut diantaranya:

  • Cinta Tak Kunjung Tiba
  • Oh Mama Oh Papa

Contoh Cerita Fiksi

Berdasarkan ciri-ciri dan jenis fiksi yang dijelaskan di atas, berikut ini adalah beberapa contoh cerita fiksi:

Sangkuriang

Pada zaman dahulu,ada kisah seseorang putri raja dari jawa barat yang bernama dayang sumbi. ia mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama sangkuriang.

Suatu hari sangkuriang berburu dengan si tumang (anjing kesayangan istana). Sangkuriang juga tidak tahu bahwa anjing itu titisan dewan sekaligus ayahnya sendiri.

Waktu itu tumang tidak mau menuruti perintah sangkuriang untuk mengambil hewan buruan. maka tumang di usir ke dalam hutan. Kemudian sangkuriang kembali ke istana dan menceritakan hal tersebut kepada ibunya.

seketika itu dayang sumbi marah besar dan spontan memukul kepala sangkuriang dengan centong nasi yang di pegangnya.

Sangkuriang pun terluka dan kecewa atas perlakuan ibunya dan memutuskan pergi mengembara. Setelah kejadian tersebut ibunya menyesali dirinya. Lalu ia selalu berdoa dan bertapa dengan tekun.

Akhirnya suatu ketika,para dewa memberikan hadiah,bahwasanya ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan yang abadi.

Karena sudah bertahun-tahun mengembara sangkuriang berniat untuk kembali ke istana/tanah airnya. Namun keadaan kerajaan sudah berubah total,dan menjumpai seseorang gadis yang cantik dan mempesona yang tak lain adalah dayang sumbi (ibunya).

sangkuriang terpesona dan segera melamarnya begitu pula dengan dayang sumbi. suatu hari sangkuriang pamit untuk berburu dan meminta untuk merapikan rambut calon suaminya tersebut.

Namun dayang sumbi terkejut dengan bekas luka yang di kepalanya persis dengan anaknya dan setelah di perhatikan memang mirip.

Setelah itu dayang sumbi mencari akal agar gagal pernikahan tersebut. dengan mengajukan syarat jika ingin meminangnya. Membendung sungai citarum,dan dampan besar untuk meyebrang sungai semua itu harus selesai sebelum fajar terbit.

Sangkuriang mengerjakan tidak sendiri tetapi di bantu oleh makhluk ghaib. ternyata dayang sumbimengintip begitu pekerjaan hampir selesai ia memperintahkan pasukannya untuk menggelar kain merah di sebelah timur kota.

Dengan melihat hal itu sangkuriang mengira sudah pagi dan marah besar dan menendang sampan dengan kekuatannya sampai ke gunung dan menjadi “gunung tangkuban perahu”.

Contoh Cerita Non Fiksi

Penemuan mobil itu dimulai dengan usaha seorang Austria, yaitu S. Marcus (1875), untuk dapat menghasilkan mesin pada gas pertama. Faktanya, sistem dari mesin gas juga merupakan sebuah hasil dari serangkaian ide yang akan dikembangkan sebelum Marcus. Namun tetap saja, Marcus yang akan mengumpulkan penemuan tersebut dan menghubungkan berbagai rangkaian mesin gas ke kendaraan untuk yang pertama kalinya sehingga dia dapat berjalan tanpa dengan bantuan tarikan dari kuda.

Sejak saat itu mobil menjadi sebuah penemuan. Tiga puluh tahun kemudian, setelah adanya serangkaian kontribusi yang banyak serta pengembang lain yang membantu di dalam memperbaiki mobil, sebuah mobil mampu mencapai bentuk yang dapat untuk digunakan sebagai sarana transportasi yang cukup nyaman bagi orang-orang.

Bentuk dari mobil seperti itu yang akan mendapatkan hak paten dari Negara Amerika Serikat di tahun 1911, dapat juga digambarkan sebagai awal dari sebuah kendaraan yang saat ini akan menjadi sebuah alat paling penting di dalam kehidupan manusia.

 

Baca Juga:

Sekian informasi seputar Pengertian Fiksi dan Non Fiksi: Menurut Ahli, Ciri, Jenis, dan Contoh, Semoga bermanfaat. Salam.

Leave a Comment