Eksotisme Pantai Wini dan PLBN Wini di Insana Utara Kefamenanu

0
110

Pantai Wini, Insana Utara – Kefamenanu

Pantai Wini bertempat di Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

pantai yang berada tepat diseberang Polres Wini ini,terlihat pesisir yang menghampar luas dan alami.
pantai yang berada tepat diseberang Polres Wini ini,terlihat pesisir yang menghampar luas dan alami.

Pantai Wini adalah objek wisata pantai yang masih alami dengan hamparan pasir putih yang asri dan udara pantai yang begitu sejuk. Sampai di pantai yang berada tepat diseberang Polres Wini ini,terlihat pesisir yang menghampar luas dan alami. Ada sejumlah pohon besar pun sebagai lokasi berteduh.

Banyak wisatawan yang berangjangsana baik dari dalam maupun luar kota. Di samping mandi dan berenang, pengunjung pun dapat memanjakan mata dengan pemandangan dasar pantai yang bisa terlihat sebab kejernihan airnya. Terlihat di dasar pantai salah satu tumpukan bebatuan yang berbagai warna.

Saat cuaca terang terlihat barisan pegunungan di sebelah kanan pesisir.
Saat cuaca terang terlihat barisan pegunungan di sebelah kanan pesisir.

Saat cuaca terang terlihat barisan pegunungan di sebelah kanan pesisir. Lokasi wisata ini dapat dicapai dengan kendaraan umum maupun pribadi. Di dalam perjalanan menuju tempat ini, tampak daratan tandus dan kering. Disarankan membawa bekal makanan sendiri sulit menemukan tempat santap di sepanjang jalan.

Pantai Wini berbatasan langsung dengan Distrik Oekusi, Timor Leste. Hal ini menciptakan TTU ketika ini mulai membenahi diri khususnya pada sektor pariwisata.

Kabupaten TTU tidak hanya menawarkan objek wisata pantai menarik, distrik ini pun terdapat sebanyak wisata yang unik untuk dikunjungi yaitu wisata rumah adat Tamkesi dan wisata religi Kure.

PLBN Wini

Namanya cantik, Wini. Pemandangan alamnya juga tak kalah cantik. Gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN)-nya juga cantik dan megah. Memang semenjak era Presiden Jokowi PLBN-PLBN anda dibangun dengan paling keren. Perbatasan Wini pun unik sebab wilayah Timor Leste di sini berupa wilayah kantung (enclave) di tengah distrik Indonesia, namanya distrik Oekusi atau Ambeno.

Luas bangunannya sendiri 5.025,68 m2. Tahap I ini terdiri dari gedung utama, lopo, dan car wash.
Luas bangunannya sendiri 5.025,68 m2. Tahap I ini terdiri dari gedung utama, lopo, dan car wash.

SALAH SATU DARI TIGA PLBN DI PULAU TIMOR

Perbatasan Indonesia dengan Timor Leste di Pulau Timor yang telah lebih dikenal tentulah Motaain. Mungkin belum tidak sedikit yang tahu bila di Pulau Timor ada tiga PLBN. Di samping PLBN Motaain di Kabupaten Belu (ibu kotanya Atambua), pun ada PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, dan PLBN Wini di Kabupaten TTU. Ketiganya telah diresmikan Presiden Jokowi.

Di samping PLBN Motaain di Kabupaten Belu (ibu kotanya Atambua), pun ada PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, dan PLBN Wini di Kabupaten TTU.
Di samping PLBN Motaain di Kabupaten Belu (ibu kotanya Atambua), pun ada PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, dan PLBN Wini di Kabupaten TTU.

PLBN Wini dan PLBN Motamasin diresmikan 9 Januari 2018. Pembangunan PLBN Wini etape I menguras dana selama Rp130 miliar dan memakai lahan seluas 4,42 hektar. Luas bangunannya sendiri 5.025,68 m2. Tahap I ini terdiri dari gedung utama, lopo, dan car wash. Tahap II di antaranya ialah pembangunan pasar guna menggerakkan ekonomi di distrik perbatasan.

PLBN Wini dan PLBN Motamasin diresmikan 9 Januari 2018.
PLBN Wini dan PLBN Motamasin diresmikan 9 Januari 2018.

Akses Ke Wini, TTU

Kalau berkendara nonstop dari Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT, diperlukan waktu tidak cukup lebih 6-7 jam guna sampai Wini. Tapi usahakan dari Kupang singgah menginap dulu di Kota Kefamenanu, ibu kota Kabupaten TTU. Baru esok paginya lanjut ke Wini. Diperlukan waktu selama 1,5 jam dari Kefamenanu ke PLBN Wini.

Perbatasan Wini pun unik sebab wilayah Timor Leste di sini berupa wilayah kantung (enclave) di tengah distrik Indonesia, namanya distrik Oekusi atau Ambeno.
Perbatasan Wini pun unik sebab wilayah Timor Leste di sini berupa wilayah kantung (enclave) di tengah distrik Indonesia, namanya distrik Oekusi atau Ambeno.

Jalanannya bagus dan mulus. Hanya saja selepas dari Kota Kefamenanu, jalan mulai menanjak dan berliku-liku. Di sebelah kanan jalan tampak Gunung Hitam. Deretan tebing-tebing batu hitam dan sesekali ada pohon gamal yang bunganya serupa sakura menciptakan Anda tak henti menjepretkan kamera.

Baca juga:

Penanda bahwa PLBN Wini telah dekat ialah jalanannya dua arah, terdapat pemisah jalan di tengahnya, dan aspalnya mulus. Begitu sampai, mobil kami diparkir di lokasi parkir di luar gerbang masuk

Begitu melalui gerbang masuk, langsung tampak tulisan lumayan besar “Wini Indonesia” dengan latar deretan pegunungan. Di sebelah kirinya tampak bangunan imigrasi yang megah, dan di depan bangunan ini terdapat lopo, lokasi tinggal bulat khas Timor. perlu diketahui, tiap PLBN memang bercirikan arsitektur khas wilayah tersebut, diperbanyak dengan ornamen-ornamen khas wilayah juga.

Perjalanan dari Wini ke Atambua kami pun melewati Gunung Kolan Tua di pinggir jalan.
Perjalanan dari Wini ke Atambua kami pun melewati Gunung Kolan Tua di pinggir jalan.

Usai puas berfoto di bagian depan ini, melanjutkan langkah masuk melewati sebelah kiri gedung. Begitu sampai di bekalang, barisan pegunungan yang berada di distrik Oekusi Timor Leste kian terlihat. Sementara bendera Merah Putih dengan gagahnya berkibar di halaman belakang ini.

Terus berjalan ke arah kanan, ada patung Garuda Pancasila dengan ada tulisan “Wini Indonesia” lagi di depannya. Ini pun jadi spot yang rame diantrein bikin foto.

Karena seperti PLBN di Indonesia dan negera tetangga, semua pengunjung boleh melangkah sampai ke negara tetangga tanpa perlu melewati proses imigrasi. Cukup mohon izin secara lisan dengan petugas yang berjaga.

Perjalanan dari Wini ke Atambua kami pun melewati Gunung Kolan Tua di pinggir jalan.
Perjalanan dari Wini ke Atambua kami pun melewati Gunung Kolan Tua di pinggir jalan.

Sama dengan di PLBN Motaain, perbatasan kedua negara ditandai adanya sungai dan jembatan di atasnya.

Gedung imigrasi Timor Leste jelas kalah canggih dan kalah besar dengan Indonesia. Yang menciptakan cantik berfoto di sini, di belakang tugu Timor Leste kian terlihat jelas barisan pegunungannya.

Perlu diingat, bila Anda mendarat di PLBN Wini sore hari, pintu gerbang Timor Leste dan Indonesia tutup pada pukul 16.00 WITA. Karena di waktu yang sama di Timor Leste telah pukul 17.00. Timor Leste menerapkan zona masa-masa WIT, satu jam lebih cepat dari WITA yang diberlakukan di Pulau Timor bagian Indonesia.

Perjalanan dari Wini ke Atambua kami pun melewati Gunung Kolan Tua di pinggir jalan. Gunungnya kelihatan tak terlampau tinggi namun bentuknya cantik, diperbanyak suasana gersang di hamparan di depannya, menciptakan pemandangan indah jika sayang dilewatkan.

Di Kota Kefamenanu terdapat dua hotel yang direkomendasi yakni Hotel Victory dan Hotel Livero. Sedangkan bila mau menginap dekat Wini, terdapat penginapan di Tanjung Bastian.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan