Berburu Sunset di Pantai Tiang Bendera Rote

  • Whatsapp

Keindahan pesona Pulau Rote sepertinya tak ada habisnya, mulai dari Pantai Nembrala, Bo’a, Oeseli hingga Bukit Termanu dengan fitur kecantikan yang unik. Bagi Anda yang memulai perjalanan dari Kupang ke Rote dengan speedboat dari Pelabuhan Tenau, ketika Anda tiba di pelabuhan Pelabuhan Ba’a (ibukota Kabupaten Rote Ndao), Anda akan melihat dua bukit karang sangat bersejarah, yaitu Batu Boloanak dan Batu Pole Bendera, yang menonjol ke arah laut membentuk tunik.

Berburu Sunset di Pantai Tiang Bendera Rote
Berburu Sunset di Pantai Tiang Bendera Rote

Letak Pantai Tiang Bendera

Terletak sekitar 5 km dari kota Ba’a, ada pantai dengan nama yang unik, yaitu Pantai Tiang Bendera. Batu Tiang Bendera sebenarnya adalah sekelompok pulau karang yang terletak sekitar 500 m dari pantai Baadale. Nama tiang itu dimotivasi oleh peristiwa heroik perjuangan penduduk Rote untuk memburu penjajah Belanda.

Baca juga:

Mengapa Pantai itu dinamakan tiang bendera? Karena di bebatuan di tengah laut, ada monumen batu beton hingga 2,5 meter yang sengaja dibangun oleh Belanda. Konon pilar itu merupakan penanda tanah kolonial Belanda pada zamannya. Pengunjung dapat memanjat tebing, tetapi hati-hati karena terumbu karang sangat tajam. Pengunjung harus mengenakan sepatu yang sesuai. Jika air surut, pengunjung juga bisa memasuki gua karang di terumbu karang.

Pantai Tiang Bendera memang merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam (sunset) di Pulau Rote. Saat senja, pantai ini selalu dikunjungi oleh para pria dan wanita muda yang ingin melihat keindahan matahari terbenam. Di pantai Tiang Bendera ini, pantai berpasir juga muncul di bawah beberapa lopo (gazebo yang digunakan untuk relaksasi) dengan atap merah. Jika pengunjung tiba di sore hari, keadaan pantai akan surut, tetapi pesona keindahan pantai ini tidak surut. Dihiasi dengan serangkaian batu dengan berbagai bentuk dan ukuran, menambah pesona pantai ini.

Akses ke tempat-tempat wisata Pantai Tiang Bendera

Akses ke Pulau Rote dari Kupang dapat diperoleh melalui udara atau laut, dengan penjelasan terperinci berikut:

  1. Melalui udara, pengunjung dapat menggunakan pesawat dari Bandara El Tari Kupang ke Bandara Lekunik Rote, menggunakan maskapai penerbangan yang melayani rute Kupang-Rote-Kupang, Trans Nusa dan Susi Air, dengan harga 200 hingga 300 000 rupee penerbangan. Jadwalnya 3 kali seminggu, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat / Sabtu (waktu dapat bervariasi tergantung pada situasi dan kondisi cuaca).
  2. Sementara di laut, ada 2 pilihan kapal alternatif, yaitu menggunakan kapal lambat (feri) dan kapal cepat (kapal motor). Jika pengunjung memilih menggunakan kapal feri, waktu keberangkatan adalah pukul 08:00 WITA dari Pelabuhan Bolok, Kupang, lalu berlabuh di Pelabuhan Pantai Baru, Rote. Penyeberangan memakan waktu sekitar 3 hingga 4 jam (tergantung pada kondisi cuaca dan laut). Dan bagi mereka yang memilih tempat alternatif yang berangkat dari pelabuhan Tenau, Kupang, dengan waktu keberangkatan pukul 08:00 WITA. Perjalanan dengan perahu motor memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam tergantung pada angin dan ombak di laut.
  3. Begitu sampai di Pantai Port Baru (Rote Ndao), pengunjung dapat melanjutkan perjalanan mereka ke kota Ba’a. Jarak dari Pelabuhan Pantai Baru ke Kota Ba’a adalah sekitar 45 menit, dengan kondisi jalan beraspal yang mulus. Untuk mencapai Pantai Tiang Bendera, sekitar 5 km jauhnya, pengunjung dapat menggunakan layanan ojek atau menyewa kendaraan di Ba’a. Keadaan jalan menuju lokasi cukup bervariasi, yang sesuai dengan dua kilometer pertama dari aspal mulus Ba’a, tetapi setelah memasuki penduduk desa dan setelah menyusuri perbukitan, keadaan jalan mulai menjadi berbatu. lubang kecil. Tidak ada tanda atau panduan untuk lokasi. Pengunjung harus sering menanyakan arah ke alamat yang sama.

 

Last Update: 8 Juni 2021

Artikel Menarik Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *