Beranda Pulau Flores Flores Timur Pantai Oa dan Pantai Rako Wulanggitang: Surga Tersembunyi dari Flores Timur

Pantai Oa dan Pantai Rako Wulanggitang: Surga Tersembunyi dari Flores Timur

Flores Timur (Flotim) lebih dikenal karena Semana Santanya. Padahal wilayah di ujung timur Pulau Flores ini mempunyai banyak tempat wisata pantai yang bisa dikunjungi. Pantai Oa dan Pantai Rako dua tempat terindah yang bisa Anda kunjungi.

0
44

Pantai Oa dan Pantai Rako Wulanggitang, Flores Timur (Flotim) lebih dikenal karena Semana Santanya. Padahal wilayah di ujung timur Pulau Flores ini mempunyai banyak tempat wisata pantai yang bisa dikunjungi.

Salah satunya Pantai Oa. Oa dalam bahasa Nagi merupakan sapaan untuk perempuan muda, gadis muda. Sesuai namanya, Pantai Oa diibaratkan gadis jelita yang belum tersentuh dan tidak pernah didandani.

Ia mutiara tersembunyi di Pantai Selatan Flotim Kecamatan Wulanggitang. Bila dari Kota Maumere, menempuh perjalanan sekitar 90-an kilometer, tiba di Boru lalu belok ke kanan menuju Pantai Selatan.

Jika datang dari Kota Larantuka sekitar 50-an kilometer, tiba di Boru dan belok ke kiri menuju Pantai Selatan. Dari pertigaan Pasar Boru, jalan lurus menuju Pantai Selatan sekitar 15 kilometer perjalanan jauhnya, Anda sudah tiba di Pantai Oa.

Pasir putih halus dipadu deburan ombak yang lembut, bening dan bersih dari polusi sampah segera menghapus semua kelelahan Anda.

Baca juga: Pantai Watotena Adonara Surga Di Timur Flores

Belum lagi keramahan masyarakat lokal menyambut siapa saja tamu yang akan datang ke pantai ini.

Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Rako. Satu kali agenda perjalanan, dua tempat indah ini sudah Anda nikmati.

Menjadi menarik karena dari pantai ini juga Anda bisa menyaksikan gunung api Lewotobi. Gunung ini sebagai latar Pantai Oa.

Karena ketiadaan fasilitas warung makan, disarankan untuk membawa perbekalan yang dibutuhkan selama berwisata ke sana.

Akses jalan masuk sudah beraspal dan rabat. Anda aman sampai tujuan. Pantai Rako tidak kalah menariknya. Anda bisa menikmati keindahan pantai ini pada kunjungan Anda karena keduanya berdekatan.

Masing-masing pantai yang membentang luas ini memiliki keunikan yang berbeda-beda. Di Pantai Oa, laut tampak tenang dan sangat nyaman. Sedangkan di Pantai Rako, laut sedikit bergelombang.

Dengan jenis ombak yang dimiliki Pantai Rako, tak heran jika pantai tersebut nanti menjadi lokasi surfing di NTT.
Dengan jenis ombak yang dimiliki Pantai Rako, tak heran jika pantai tersebut nanti menjadi lokasi surfing di NTT.

Buat kamu yang ingin bersantai bibir pantai atau menenggelamkan diri ke lautan jernih, kamu bisa melakukannya di Pantai Oa. Di sini, kamu juga bisa melihat matahari terbit atau terbenam sambil mencicipi ikan bakar yang sudah disiapkan masyarakat setempat.

Pantai Rako, Tempat Terbaik untuk Surfing

Pantai Rako hari ini tak pernah sepi dengan para pengunjung. Surga tersembunyi di Desa Hewa  kecamatan Wulanggitang ini, menyimpan keindahan dan tantangan bagi wisatawan yang menyukai wisata adventure ini. Pantai Rako  berhadapan langsung dengan laut sawu dan berada di barat Flores timur, menjadikan Pantai Rako sebagai salah satu destinasi tersembunyi yang masih terjaga keutuhannya.

Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah Sawa dan perkebunan di sepanjang desa Boru menuju Hewa.

Pantai ini merupakan salah satu pantai yang memiliki ketinggian ombak mencapai 5 hingga 7 meter dan panjang dua kilometer. Kondisi tersebut yang menjadikan pantai ini sebagai tujuan wajib bagi para peselancar. Bahkan  pula ombak pantai Rako masuk ke dalam ombak terbaik di NTT.

Jenis ombak yang ada di Pantai Rako terdiri atas tiga. Antara lain Kong Waves dengan tinggi ombak mencapai 6-8 meter; Speedis Waves dengan ketinggian 5-6 m dan Many Track Waves yang memiliki ketinggian 3-4 m.

Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah Sawa dan perkebunan di sepanjang desa Boru menuju Hewa.
Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah Sawa dan perkebunan di sepanjang desa Boru menuju Hewa.

Selain itu ada pula ombak tingkat terakhir yakni Many Track yang biasa digunakan peselancar pemula untuk mengasah skill mereka.

Dengan jenis ombak yang dimiliki Pantai Rako, tak heran jika pantai tersebut nanti menjadi lokasi  surfing di NTT.

Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah Sawa dan perkebunan di sepanjang desa Boru menuju Hewa.
Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah Sawa dan perkebunan di sepanjang desa Boru menuju Hewa.

Bagi mereka yang mencintai Wisata pantai Rako merupakan tujuan yang tepat untuk didatangi. Dengan pesona keindahan alam sekitar yang masih asri dan teduh, menjadikan Pantai Rako tak hanya unggul berkat gulungan ombaknya.

Pantai Oa, Surga Tersembunyi di Flores Timur

Secara geografis, Pantai Oa terletak di Desa Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Dari kota Larantuka, jaraknya sekitar 50 kilometer.

Waktu yang tepat utuk menikmati keindahan Pantai Oa adalah saat matahati terbit (sunrise) dan terbenam (sunset).
Waktu yang tepat utuk menikmati keindahan Pantai Oa adalah saat matahati terbit (sunrise) dan terbenam (sunset).

Hamparan pasir putih di Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memanjakan mata pengunjung. Dari kota Larantuka, jaraknya sekitar 50 kilometer.Pengelolaan Pantai Oa ini merupakan berkat kreativitas anak muda dan pemerintah desa setempat. Awalnya anak-anak muda memposting keindahan Pantai Oa di media sosial. Sejak saat itulah pantai ini dikenal dunia luar.

Mulai tahun 2016, pemerintah desa Oa sudah mulai memoles kecantikan Pantai Oa untuk menjadi destinasi yang menarik para wisatawan. Pada tahun 2016, wisata pantai Oa mulai digandrungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Karena sudah banyak pengunjung yang datang, tahun 2016 pemerintah setempat memulai menata pantai ini. pembuatan jalan rabat, area parkir kendaraan, dan MCK dari dana desa. Tentu semuanya untuk kenyamanan para pengunjung.

Apabila Anda ingin bertamasya ke Pantai Oa, anda cukup menyiapkan uang Rp 5.000 sampai Rp 10.000 untuk biaya retribusi kendaraan.
Apabila Anda ingin bertamasya ke Pantai Oa, anda cukup menyiapkan uang Rp 5.000 sampai Rp 10.000 untuk biaya retribusi kendaraan.

Apabila Anda ingin bertamasya ke Pantai Oa, anda cukup menyiapkan uang Rp 5.000 sampai Rp 10.000 untuk biaya retribusi kendaraan.

Akses jalan ke Pantai Oa memang masih cukup parah. Kita mesti ekstra hati-hati mengendarai kendaraan. Tidak perlu ragu, keringat dan lelah karena jalan rusak pasti akan terbayar tuntas ketika tiba di bibir Pantai Oa.

Udara yang sejuk, hamparan pasir putih, gulungan ombak, dan air laut yang bening segera menghilangkan keringat dan lelah. Belum lagi, tegur sapa masyarakat setempat yang penuh lembut membuat kita betah datang dan beteduh lama di Pantai Oa.

Waktu yang tepat utuk menikmati keindahan Pantai Oa adalah saat matahati terbit (sunrise) dan terbenam (sunset).

Di pagi hari, Anda akan menyaksikan cantiknya sunrise di celah antara Pulau Solor dan Adonara. Sore hari juga Anda akan dimanjakan dengan sunrise di balik Gunung Lewotobi. Pagi dan sore di pantai ini selalu memberi anda kenyamanan hati.

Peta Lokasi Wulanggitang, Flores Timur

Wulanggitang, Flores Timur

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan