5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan

  • Bagikan

5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan, Dalam Alkitab, Ada waktunya yang tercatat. Namun ada pula waktu penantian mereka yang tidak tercatat dalam Alkitab. Tentu bukan itulah yang menjadi acuan kita. Mungkin cara mereka menyampaikan, kesetiaan mereka, keteguhan mereka, dan pengharapan yang mereka miliki kepada Tuhan.

Tokoh-tokoh Alkitab ini, menjadi saksi nyata bagi umat Kristen di jaman modern ini. Mungkin kita letih, mungkin pula kita lelah. Tetapi jika kita intip cara mereka, mereka tidak memiliki yang namanya letih, apalagi putus asa. Yang ada hanyalah harapan bahwa Tuhan mendengar dan mengabulkan permintaan mereka.

Memang, kita mengalami cobaan sebagaimana yang dialami oleh Abraham, yang hampir putus asa dan merasa tidak mungkin karena usianya yang sudah terlanjur tua. Tetapi Tuhan yang maha kuasa, melakukan perbuatan-perbuatan ajaib bagi mereka. Sebagai buntut dari ketaatan dan kesetiaan mereka.

5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan
5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan

5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan

Menanti kebaikan Tuhan bukan saja di rasakan oleh hanya sebagian orang saja. Tetapi di rasakan oleh hampir semua orang. Memohon keturunan misalnya, di butuhkan waktu bagi Tuhan dalam menjawab segala doa dan permohonan kita agar cepat mempunyai anak. Dalam penantian agar cepat mempunyai anak, kita harusnya tak letih untuk berdoa.

Lamanya waktu setelah menikah dan belum mempunyai anak, bukan saja di rasakan oleh kita yang ada pada jaman ini. Dalam Alkitab, kita dapat melihat perjuangan dan juga penantian dari para tokoh-tokoh itu. Yang mana, mereka menunggu belas kasihan Tuhan atas permohonan mereka untuk segera punya anak.

Orang Tua Ishak

Abraham dan Sara harus menunggu lama, atas permohonan mereka agar mempunyai seorang anak. Sara melahirkan Ishak, pada waktu usia mereka yang telah Tua. Sebelum Ishak lahir, Abraham, ayahnya, selalu memohon dan menanti janji Tuhan dalam firman-Nya, kepada Abraham.

Rahel

Rahel, sebelum mempunyai anak dari kandungannya sendiri, sebagaimana di kisahkan dalam Alkitab. Ia menjadikan Budaknya, Bilha, untuk menjadi istri Yakub, agar ia dapat mempunyai anak. Dan Bilha melahirkan anak bagi Yakub. Rahel menyampaikan Pujiannya kepada Tuhan. Beberapa lama kemudian, Tuhan mengindahkan permohonan Rahel untuk mempunyai anak. Dan Tuhan mengabulkan permohonan Rahel dan melahirkan anak pertamanya, yang kemudian diberi nama Yusuf.

Baca Juga:

Lea

Lea, istri Yakub yang pertama kakak kandungnya Rahel. Ia mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan dari Yakub. Yaitu, kurang mendapat perhatian dan cinta dari Yakub. Tuhan melihat kenyataan itu, lalu Ia menganugerahkan anak kepada Lea. Sukacita Lea, dapat kita lihat dalam pujiannya kepada TUHAN Kej 29:33-35. Setelah melahirkan ketiga anaknya, Lea tak dapat mengandung lagi. Lalu ia menjadikan, Zilpa, budaknya untuk menjadi Istri Yakub dan melahirkan dua orang anak laki-laki bagi Yakub. Dan Lea kembali memuji akan kebesaran Tuhan dalam hidupnya Kej 30:10-13. Dan setelah itu, permohonan Lea kembali dikabulkan Tuhan, ia melahirkan 2 orang anak laki-laki dan seorang perempuan. Kej 30:16-21.

Hanah

Hanah mendapat perlakuan yang kurang tepat oleh istri kedua dari suaminya. Kata-kata yang kasar yang kerap di dengarnya, turut menyumbang penderitaannya, menjadi lebih miris. Itulah kenyataan yang harus di terimanya, dan bahkan sesekali waktu ia menyadari keberadaannya. Tetapi, rupanya pantang bagi Hanah untuk mengatakan dirinya seorang yang mandul.
Hanah lebih memilih untuk berpasrah kepada kehendak Tuhan. Dan semangat doanya semakin kokoh dan tetap menunjukan sikap yang taat kepada Allah. Dan yang terjadi, Tuhan mendengar Hana dan menganugerahkannya anak laki-laki. Yang di kemudian hari anaknya itu menjadi seorang yang terkenal.

Zakharia dan Elisabet

Zakharia dan Elisabet, hidup dalam kesalehan dan sungguh taat kepada Tuhan. Pernikahan merka telah berlangsung lama, namun hingga usia lanjut mereka belum mempunyai seorang anak. Dalam Alkitab mencatat bahwa Elisabet, istri Zakharia, seorang yang mandul. Tetapi, kehidupan dari pasangan ini, tetap tekun dan taat.
Dari kisah kelahiran Yohanes, tidak tercatat permohonan Elisabet dan Zakharia. Tetapi melihat perkataan malaikat, ketika Zakharia sedang membakar ukupan, rupanya mereka selalu memohon dan bersandar kepada Tuhan, agar mereka di karuniai anak.

Ribka Istri Ishak

Ribka, sebagaimana di kisahkan dalam Alkitab perjanjian lama, mengalami hal serupa dengan apa yang dialami oleh Elisabet. Ia mandul. Tetapi Ishak, suaminya anak Abraham. Berdoa dan memohon kepada Tuhan agar mereka di karuniai anak untuk melanjutkan keturunan mereka. Permohonan Ishak dalam doanya, di jawab Tuhan. Sehingga Istrinya, Ribka, mengandung anak kembar. Yang di beri nama Esau dan Yakub.

Semoga artikel 5 Tokoh Alkitab Untuk Memohon Keturunan bisa bermanfaat untuk Anda.

Kata Kunci:

  • ayat alkitab tentang penantian anak
  • tidak punya anak menurut alkitab
  • doa kristen agar cepat punya anak
  • doa puasa kristen untuk keturunan
  • doa mohon mendapat keturunan secara katolik
  • nats alkitab tentang single parent
  • doa untuk anak dalam alkitab
  • kerinduan memiliki anak
  • ayat alkitab untuk mendapatkan keturunan
  • tidak punya anak menurut alkitab
  • tokoh alkitab yang doanya dikabulkan
  • doa untuk anak dalam alkitab
  • ayat alkitab tentang penantian anak
  • doa puasa kristen untuk keturunan
  • tokoh alkitab yang tidak taat

Last Update: 27 Juni 2021

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *