Doa KatolikIman KatolikROHANI
HOT

Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)

Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan), Siapa diantara kita yang tidak mengenal doa ‘Malaikat Tuhan’ yang dalam bahasa latin diberi nama’Angelus Domini’? Setiap kali lonceng Gereja berbunyi (pukul 06:00; 12:00; 18:00), kita diingatkan untuk berdoa ‘Malaikat Tuhan’.

Dalam Masa Paskah kita mendoakan ‘Ratu Surga’ atau ‘Regina Caeli’. Lonceng gereja dibunyikan berfungsi sebagai tanda untuk memberitahukan dan mengingatkan biarawan dan awam bahwa pada jam-jam tersebut kita dingatkan untuk berhenti sejenak dari kesibukan dengan mendaraskan doa yang telah ditentukan atau yang sudah biasa dinaikan.

Kita mendaraskan ‘Doa Angelus’ untuk menghormati kebangkitan Kristus. Pesan yang terkandung bagi kita bahwa Yesus yang telah bangkit harus menjadi semangat kebangkitan bagi jiwa kita yang sedang berjuang untuk mencapai tujuan iman. Pada siang hari kita daraskan untuk menghormati sengsara Kristus.

Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)
Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)

Di tengah beban pekerjaan yang ada, kita senantiasa akan selalu teringat Kristus yang telah berkorban bagi kita. Pada sore hari untuk menghormati Inkarnasi Allah menjadi manusia. Pesan bagi kita, pada saat hendak beranjak beristirahat, Allah selalu ada dan tinggal beserta kita.

Oleh karena itu, “tetaplah berdoa” (1Tes 5:17). “Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita” (Ef 5:20). “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus” (Ef 6:18). Kita tidak diwajibkan tetap bekerja, berjaga-jaga, dan berpuasa.

Tetapi, Tuhan meminta kita “selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Luk 18:1). Semangat yang tidak kenal lelah ini berasal dari anugerah kasih yang diberikan Tuhan kepada anak-anak-Nya. Perjuangan doa melawan kelambanan dan kemalasan adalah bagian dari perjuangan untuk mendapatkan kerendahan hati, penuh percaya, dan ketabahan.

Cinta kasih ini membuka hati kita untuk kepastian iman yang gemilang dan menghidupkan. Ada orang yang memilih jam-jam tertentu untuk berdoa semisal jam tiga siang, mengacu kepada jam wafat-Nya Kristus, sebagaimana dianjurkan pada devosi ‘Kerahiman Ilahi’. Ada yang memilih untuk melakukan ‘Doa Angelus’ pada jam 6 pagi, 12 siang dan 6 sore. Semuanya baik sebab yang dikehendaki Tuhan sepanjang hari. Kita diminta mengarahkan hati kepada Tuhan dengan menunjukan segala sesuatu yang sedang kita pikirkan,hendak di katakan dan akan kerjakan sebagai persembahan dan ucapan syukur kepada-Nya.

Ini menjadi perjuangan khusus bagi semua murid Kristus. Maklumlah, diri ini belum terbiasa membawa serta Tuhan dalam seluruh kehendak bebas, yang seharusnya dilakukan. ‘Doa Angelus’ mendorong kita selalu melibatkan Tuhan di dalam segala sesuatu. Tujuannya agar kita terbebas dari banyak konflik, termasuk berprasangka buruk terhadap orang lain. Kita tidak akan mengeluarkan kata-kata kasar, dan bersikap atau berbuat jahat yang merugikan orang lain.

Di sinilah manfaat menggabungkan sifat Marta dan Maria, yaitu bekerja dan berdoa, dan menjadikan keseluruhan hidup kita sebagai laku doa tanpa henti kepada Allah. Kombinasi inilah yang secara mengagumkan terjadi dalam kehidupan banyak para orang kudus (Santa dan Santo). Jika seluruh pikiran, perkataan, dan perbuatan terarah kepada Tuhan, maka kehendak-Nya menjadi kehendak kita.

Inilah rahasia terkabulnya sebuah doa. Kita memohon agar doa yang kita sampaikan seturut kehendak-Nya seperti yang kita pohonkan dalam doa ‘Bapa Kami’ yang diajarkan oleh Kristus kepada kita: “Jadilah kehendak-Mu, di atas bumi seperti di dalam Surga”. Dan sukacita dan damai sejahtera selalu menyertai sebab kita percaya bahwa Allah adalah Bapa kita yang selalu menghendaki yang terbaik terjadi dalam kehidupan ini. Itulah alasan kita mendaraskan ‘Doa Angelus’ atau ‘Angelus Domini’.

Selama masa Paskah, ‘Doa Angelus’ diganti dengan Regina Caeli (Ratu Surga) untuk memperingati sukacita Maria atas kebangkitan Kristus. Mari biasakan mendaraskan ‘Doa Angelus’ agar ikut menguatkan dan mempercepat tujuan iman kita yang dihendaki Allah.

Apa itu Doa Angelus?

Merupakan doa yang dilambungkan bagi Allah yang telah mengutus Putra-Nya menjadi manusia melalui Bunda Maria. Doa ini disebut Doa Angelus karena bermula dari Salam dan kabar sukacita yang disampaikan oleh Malaikat (Latin: Angelus) kepada Maria, dan dalam rumusan bahasa Latinnya Angelus adalah kata pertamanya (Angelus domini nunciavit Mariae: Malaikat Tuhan memberi kabar kepada Maria). Karena ada peristiwa awal ini (fiat Bunda Maria: kesediaan dan kemantapan iman Bunda Maria), kita mengetahui Paskah Kristus. Doa Angelus ini didoakan 3 kali sehari, yaitu pagi (jam 6), siang (jam 12), dan sore (jam 6).

Sejarah Kebiasaan Mendoakan Doa Angelus

Kebiasaan mendoakan Doa Angelus sudah berlangsung sejak abad ke-13. Adalah Santo Bonaventura dalam sidang umum Ordo Fransiskan menetapkan bahwa setiap senja dibunyikan lonceng[1] agar para biarawan Fransiskan dan awam membiasakan diri menyampaikan salam kepada Yesus, yang adalah Allah yang menjadi manusia melalui rahim Maria. Dan setiap malam hari lonceng yang sama dibunyikan lagi untuk mengingatkan para biarawan dan awam akan kasih Allah yang nyata dalam Yesus dan kepengantaraan Maria dalam karya keselamatan Allah.

Kebiasaan berdoa dari para biarawan dan awam tersebut terus dilakukan dan berkembang hingga abad ke-14. Pada awal abad ini, lonceng “Ave Maria” (artinya saatnya menaikan Doa Angelus) ini bahkan sudah dilakukan juga pada pagi hari. Pada abad ke-14 ini di Prancis dibiasakan juga untuk membunyikan lonceng “Ave Maria” ini pada siang hari. Waktu siang ini awalnya dilakukan hari Jumat saja, lama-kelamaan dilakukan setiap hari. Selanjutnya di Jerman dan Italia kebiasaan ini juga dilakukan. Doa atau lonceng siang hari tersebut dimaksudkan mengenang sengsara Yesus.

Doa Angelus, pada abad ke-13, sudah berbentuk doa yang terdiri dari tiga Salam Maria dan ditambah doa-doa lain. Kemudian pada abad ke-16, Paus Pius V merevisi dan melengkapi sampai menjadi seperti yang kita kenal saat ini. Dalam ensiklik “Marialis Cultus”, Paus Paulus VI menyatakan bahwa Doa Angelus meskipun telah berabad-abad tetap tak ternilai dan tak berubah karena nilai kontemplasi dalam misteri inkarnasi Sabda Allah, salam Malaikat Gabriel kepada Maria. Paus ke-264, Yohanes Paulus II, menyatakan bahwa Doa Angelus adalah sangat sederhana, berasal dari injil, asal-muasalnya dari doa perdamaian, dan sesuai misteri paskah. Karena itu, Paus Yohanes Paulus II menekankan bahwa Doa Angelus tidak perlu diubah lagi.

Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)
Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)

Baca Juga:

Makna Doa Angelus

Doa yang jam 6 pagi: untuk menghormati kebangkitan Kristus

Doa yang jam 12 siang: untuk menghormati sengsara Kristus

Doa yang jam 6 sore: untuk menghormati misteri inkarnasi (Allah menjadi manusia: Yesus)

Oleh: Adrianus Beda; dari berbagai sumber.

[1] Lonceng gereja dibunyikan berfungsi sebagai tanda untuk memberitahukan dan mengingatkan umat (biarawan dan awam) bahwa pada jam-jam (dimana lonceng dibunyikan) tersebut segera dilakukan menaikan doa yang telah ditentukan atau yang sudah biasa dinaikan. Dalam hal ini adalah mendoakan Doa “Ave Maria” dari Malaikat ini atau “Angelus”.

Teks Doa Angelus

Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan, bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.

Salam Maria …

Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Salam Maria …

Sabda sudah menjadi daging, dan tinggal di antara kita.

Salam Maria …

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,

supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Marilah Berdoa:

Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin.

Doa Angelus Bahasa Inggris

The angel of the Lord declared unto Mary, and she conceived by the power of Holy Spirit.
Hail Mary, full of grace, the Lord is with you. Blessed are you among women, and blessed is the fruit of your womb, Jesus. Holy Mary, Mother of God, pray for us sinners, now and at the hour of our death. Amen.

Behold the handmaid of the Lord, be it done unto me according to your Word. Hail Mary…
And the Word was made flesh, and dwelt among us. Hail Mary…
Pray for us, O Holy Mother of God. That we may be made worthy of the promises of Christ.
Let us pray: Pour forth, we beseech thee, O Lord, Your grace into our hearts, that we to whom the incarnation of Christ Thy son was made known by the message of an angel, may by His Passion and Cross be brought to the glory of His resurrection; through the same Christ our Lord. Amen.

Doa Angelus Bahasa Latin

Angelus Domini nuntiavit Mariae et concepit de Spiritu Sancto. Ave Maria…
Ecce, ancilla Domini. Fiat mihi secundum verbum Tuum. Ave Maria…
Et verbum caro factum est et habitavit in nobis. Ave Maria…
Ora pro nobis, Sancta Dei Genetrix, ut digni efficiamur promissionibus Christi.
Oremus. Gratiam Tuam, quaesumus, Domine, mentibus nostris infunde, ut, qui angelo nuntiante, Christi, Filii Tui, incarnationem cognovimus, per passio nem eius et crucem ad resurrectio nis gloriam perducamur. Per eundem Christum, Dominum nostrum. Amen.

Semoga artikel Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan), bisa bermanfaat untuk Anda sekalian. Salam :)

Kata Kunci:

  • doa angelus masa biasa,
  • doa angelus jam 12,
  • doa angelus bahasa inggris,
  • doa angelus adalah,
  • doa angelus lengkap,
  • doa angelus katolik bahasa indonesia,
  • doa angelus masa paskah,
  • doa angelus bahasa latin,
  • apa arti dari doa angelus,
  • sejarah singkat doa angelus

Review

Kualitas Artikel

Review

Manfaat dan Tata Cara Doa Angelus (Malaikat Tuhan)

User Rating: Be the first one !

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Nonaktifkan ADBLOCK pada browser Anda. Terima Kasih :)