Sejarah dan Makna Kenaikan Isa Almasih, Tanggal 21 Mei 2020 diperingati sebagai Hari Kenaikan Isa Almasih. Bagaimana sejarah hari itu?

Kenaikan Isa Almasih adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus.

Sejarah dan Makna Kenaikan Isa Almasih
Sejarah dan Makna Kenaikan Isa Almasih

Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan, seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab. Peristiwa itu disaksikan oleh murid-murid-Nya.

Kitab kisah para rasul mencatat lebih detail mengenai percakapan antara Yesus dan murid-murid-Nya menjelang kenaikan-Nya ke surga.

Para murid Yesus digambarkan masih belum memahami benar arti seluruh peristiwa yang mereka alami.

Banyak dari mereka yang masih berharap bahwa Yesus akan memulihkan kerajaan Daud yang runtuh sejak dikalahkan oleh Kerajaan Babel.

Tetapi Yesus mempunyai misi lain yang bukan dari dunia. Ia berpesan kepada murid-murid-Nya: “… kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Setelah meninggalkan pesan itu, dicatat bahwa Yesus terangkat ke surga, sambil disaksikan oleh murid-murid-Nya. Peristiwa itu membuat mereka tercengang.

Namun dua malaikat Tuhan menampakkan diri dan mengingatkan mereka akan pesan yang telah diberikan Yesus kepada mereka.

Kenaikan Isa Almasih diperingati oleh semua umat Kristen dan Katolik di Indonesia.

Menghadiri Misa di Gereja merupakan salah satu kegiatan yang seringkali dilakukan di hari Raya Kenaikan Isa Almasih di Indonesia.

Detail acara misa juga sangat beragam dan sangat tergantung dengan jenis Gereja tempat misa, apakah Gereja Kristen Protestan atau Katolik.*(Nando)