Beranda Travelling Kuliner Daerah Tapa Kolo atau Nasi Bakar, Makanan Khas Manggarai

Tapa Kolo atau Nasi Bakar, Makanan Khas Manggarai

“Tapa Kolo” merupakan makanan khas warga Manggarai Timur yang diwariskan leluhur di berbagai kampung dan desa.
“Tapa Kolo” merupakan makanan khas warga Manggarai Timur yang diwariskan leluhur di berbagai kampung dan desa.

Tapa Kolo, Makanan Khas Manggarai – Kabupaten Manggarai dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Kabupaten Manggarai memiliki banyak wisata alam yang menakjubkan, wisata budaya dan lain sebagainya. Kabupaten Manggarai selalu menyajikan lanskap alam dan budaya yang tak pernah membuat Anda bosan.

Baca juga: Kampung Wae Rebo Manggarai Negri Di Atas Awan

Warga Manggarai Timur masih mempertahankan tradisi Tapa Kolo pada berbagai upacara adat di rumah gendang di berbagai kampung-kampung.
Warga Manggarai Timur masih mempertahankan tradisi Tapa Kolo pada berbagai upacara adat di rumah gendang di berbagai kampung-kampung.

Tak hanya itu, Kabupaten Manggarai juga memiliki sejumlah kuliner tradisional yang wajib Anda cicipi saat berlibur di Nusa Tenggara Timur yang salah satunya adalah Makanan Khas Tradisonal Manggarai, Kolo atau Nasi Bakar.

Baca juga: Wisata Bukit Cinta Labuan Bajo di Manggarai

Kadang-kadang bervariasi dengan memasukkan daging babi, daging ayam supaya terasa lebih enak lagi.
Kadang-kadang bervariasi dengan memasukkan daging babi, daging ayam supaya terasa lebih enak lagi.

Salah satu makanan khas yang masih belum punah adalah Tapa Kolo. “Tapa” adalah bakar dan “Kolo” adalah nasi bambu. Jadi caranya adalah membakar nasi dengan menggunakan bambu kecil. Biasanya, warga lokal Manggarai Timur memasak nasi dengan bambu pada acara syukuran tahunan atau “Penti” di rumah adat gendang. Di kebun untuk memulai tanam padi, juga di persawahan. Bahkan acara-acara besar di kampung-kampung.

Baca juga: Gua Liang Bua Rumahnya ‘The Hobbit’ Homo Floresiensis dari Manggarai

“Tapa Kolo” juga biasa dimasak pada pembukaan ladang baru serta sebelum panen padi atau tanaman lainnya seperti jagung.
“Tapa Kolo” juga biasa dimasak pada pembukaan ladang baru serta sebelum panen padi atau tanaman lainnya seperti jagung.

Apa uniknya nasi bambu itu? Uniknya, berasnya dari beras merah atau orang lokal menyebutnya “Dea laka”. Caranya adalah beras merah dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu berukuran kecil. Namun, lubang bambu kecil itu dialas dengan daun enau muda supaya nasi yang dimasak bersih. Sesudah itu ditambahkan dengan air. Kadang-kadang bervariasi dengan memasukkan daging babi, daging ayam supaya terasa lebih enak lagi.

Caranya adalah beras merah dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu berukuran kecil.
Caranya adalah beras merah dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu berukuran kecil.

Sesudah semuanya beres, warga lain menyediakan api untuk membakarnya. Kira-kira satu jam atau satu setengah jam untuk membakar banyak Nasi Bambu ini. Sementara kaum perempuan menyiapkan bumbu-bumbu serta memasak daging ayam atau daging babi. Masakan daging ayam dengan santan sehingga terasa nikmatnya menyantap “Tapa Kolo” dengan lauknya daging ayam yang sudah disantan.

Kira-kira satu jam atau satu setengah jam untuk membakar banyak “Tapa Kolo”.
Kira-kira satu jam atau satu setengah jam untuk membakar banyak “Tapa Kolo”.

Warga masyarakat di sembilan Kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur selalu menyuguhkan “Nalun Kolo” atau “Tapa Kolo” pada upacara penti atau syukuran kampung pada acara tahunan.

Makanan ini juga biasa dimasak pada pembukaan ladang baru serta sebelum panen padi atau tanaman lainnya seperti jagung. Warga Manggarai Timur masih mempertahankan tradisi Tapa Kolo pada berbagai upacara adat di rumah gendang di berbagai kampung-kampung.

Upacara Penti diselenggarakan  pada setiap bulan Oktober atau bulan November yang biasanya jatuh pada pertengahan bulan yang diisi dengan upacara adat, pemberkatan serta atraksi budaya yang sangat unik. 

Manggarai Timur 

Tinggalkan Balasan

Must Read

Calon Negara Tetangga Baru Indonesia

ProfilBougainville (dibaca "bugenvil") adalah kepulauan paling timur dari Papua Nugini yang beribukota di Buka dan berpenduduk...

Air Tagepe Noinbila, Soe – TTS

Desa Noinbila kecamatan Mollo Selatan – sekitar 10 km sebelah utara kota SoE dengan mengambil jalur jalan menuju Kapan.

Taman Bunga Lavender Desa Noinbila

Taman Bunga Lavender Desa Noinbila. Kecamatan Mollo Selatan, TTS

500 Contoh Peribahasa Lengkap dengan Artinya dari A-Z

500 Contoh Peribahasa Lengkap dengan Artinya dari A-Z. Apakah kamu pernah memakai peribahasa untuk mengucapkan maksud tertentu untuk orang lain? Misalkan secara tidak langsung kamu ingin menyindir teman kamu yang memiliki gaya hidup boros, serta hendak mengingatkannya supaya lebih dapat berhemat dengan penghasilannya.