Cara Mengampuni Orang Lain Berdasarkan Ayat Alkitab

  • Bagikan

Cara Mengampuni Orang Lain Berdasarkan Ayat Alkitab – Memaafkan, sebuah kata yang indah di dalam kehidupan ini. Artinya, enak di dengar dan mudah pula untuk di ucapkan. Tetapi sulit bagi kita untuk memahami lebih jauh tentang kata yang unik ini.

Orang bijak, yang berpengetahuan banyak akan lebih mudah memaafkan apabila dia memahami keberadaannya 5 cara bersikap sabar dalam segala hal mengikuti teladan Alkitab. Sebaliknya, orang yang berada dalam garis kehidupan rohani lebih mudah lagi dalam memaafkan.

Tetapi pertanyaannya sekarang ialah, benarkah demikian? Jawabannya tidak! Sebanyak berapa pun pengetahuan seseorang, jika ia hidup dalam keangkuhan dan egois yang tinggi maka kata maaf hanya sebatas ucapan. Demikian pula orang yang berada dalam garis rohani yang tinggi.

Point penting dari mengampuni adalah bagaimana kita memaafkan orang lain yang telah mengecewakan atau menganiaya kita. Mengampuni tanpa adanya kesadaran kita untuk memaafkan maka nilainya sama saja. Tetapi perlu di tekankan juga, bahwa cara kita yang paling mudah untuk mengampuni adalah kita memiliki yang namanya sikap sabar. Karena itu anda harus belajar untuk bersabar.

Dengan demikian, anda lebih mudah mengampuni orang lain, jika anda telah memiliki kesabaran yang tinggi dalam menerima segala kenyataan. Dan untuk saat ini, kami membagikan beberapa cara sebagai tips bagi anda dalam mengampuni sesama berdasarkan firman Tuhan dalam Alkitab.

Cara Mengampuni Orang Lain Berdasarkan Ayat Alkitab
Cara Mengampuni Orang Lain Berdasarkan Ayat Alkitab

Berdoalah bagi orang yang telah berbuat salah

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuatlah juga demikian. Kolose 3:13

Orang yang egonya tinggi atau memilki sifat yang labil, lebih mengutamakan nafsu daripada meredam situasi. Ia cenderung mencari kemenangan, daripada mengambil sikap mengalah dengan situasi yang sedang terjadi.
Jika merujuk pada ayat di atas, kita mungkin tidak terima secara raga ataupun logika kita. Namun tahukah anda! Bahwa apa yang tertuang dalam ayat ini, memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi kehidupan anda.
Point pentingnya adalah, anda tidak menguras energi dan pikiran. Ayat ini, mengajak kita untuk lebih fokus pada perkara hidup yang jauh lebih penting. Karena dengan mengampuni, kondisi pikiran menjadi tenang dan disaat yang sama Tuhan memberi ampunan dan kelimpahan dalam kehidupan kita.

Berpikir ke depan

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Matius 6:14-15

Sering kita dengar, bahwa hidup ibarat roda berputar kadang di bawah dan kadang juga di atas. Hidup tak selamanya ada pada kesenangan. Hari ini kita terlarut kesal atau dendam karena kesalahan orang lain kepada kita. Namun kita tidak tahu, mungkin besok orang lain akan dirundung hal yang sama karena kelakuan kita. Karena itu, ampuni orang lain lebih dahulu agar Tuhan dan orang lain juga mengampuni kita.

Sabar dan percaya

Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.” Lukas 17:3-4

Bagian yang pertama, Tuhan Yesus memberi warning. Artinya kita berdoa dan menanamkan kepercayaan kita kepada Tuhan, bahwa orang yang telah membuat kesalahan kepada kita sekiranya menemukan kesadaran yang sebenar-benarnya. Akan segala perbuatannya.
Yang kedua, Tuhan Yesus memberi pesan agar kita senantiasa untuk bersabar. Karena seseorang yang melakukan kesalahan yang berulang-ulang mungkin ia menguji kita ataukah dia belum menemukan titik kesadaran akan perbuatannya. Sehingga dengan cara yang baik dari kita dalam menghadapinya, sekiranya dapat mencerahkan pikirannya.

Bersikap seperti biasa dalam keramahan anda

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Efesus 4:31-32

Seseorang yang dewasa, tidak menjamin pikirannya dewasa. Seseorang yang baik tidak menjamin hatinya baik. Jika anda memahami ini, maka berlakulah untuk hidup rendah hati dan lapang dada. Ingat sobat Kristen hidup ini hanya sekali, tidak dua kali. Karena itu hilanglah kebencian, kegeraman ataupun dendam. Tunjukan pribadi anda sebagai pengikut Kristus yang penuh cinta kasih.

Tenang dan berpikir positif

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. 1Yohanes 1:9

Banyak yang terjadi di sekitar kita berbagai kasus yang menyedihkan. Yang setelah di telusuri, ternyata berawal dari adanya rasa dendam dari hal-hal yang sepele. Mengambil sikap tenang dan berpikir positif mendatangkan kerendahan hati untuk mengalah sembari memberi maaf dalam mengapuni. Sehingga kita tidak dibuntuti rasa dendam ataupun hal lain yang dapat merugikan diri kita di kemudian hari.
Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Roma 12:18-20
Baca Juga:
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *