Danau Weekuri Bersembunyi Dibalik Hutan Sumba

  • Whatsapp

Terletak di desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Danau Weekuri ini banyak dikunjungi oleh wisatawan. Danau Weekuri adalah danau yang sangat unik dibandingkan danau-danau lain di Indonesia karena airnya yang asin dan payau. Kenapa asin? Karena danau ini sebenarnya adalah laguna yang dibentuk oleh air laut terbuka di perbukitan danau.

Danau Weekuri Bersembunyi Dibalik Hutan Sumba
Danau Weekuri Bersembunyi Dibalik Hutan Sumba

Air masuk melalui celah di bebatuan yang ditemukan dalam kumpulan batu di sekitar danau. Selain sifat air payau yang dibawa oleh laut, satu-satunya hal tentang danau ini adalah bahwa ada sejumlah sumber air yang memvariasikan gradien warna cat air, beberapa berwarna biru cerah, sedikit biru kehijauan, beberapa bahkan terasa panas dan yang lainnya panas dan dingin. Keunikannya jarang ditemukan di danau Indonesia lainnya!

Bacaan Lainnya

Danau Weekuri memiliki air yang sangat jernih dengan air yang tidak cukup dalam. Oleh karena itu tepat bagi pengunjung untuk hanya bermain dan berenang. Tersembunyi di balik pepohonan yang rimbun, semak-semak, dan jauh dari keramaian, suasana di sekitar danau sangat indah.

Akses ke tempat-tempat wisata Danau Waekuri

Dari Waikabubak (ibukota Kabupaten Sumba Barat) atau Tambolaka (ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya), pengunjung dapat terlebih dahulu menyewa kendaraan, baik sepeda motor / mobil ke Tambolaka atau Waikabubak. Biaya sewa mobil bervariasi antara Rs 500 000 dan Rs 600 000, serta biaya sewa sepeda motor dan pengemudi, yaitu sekitar Rs 100.000 hingga Rs 150.000 per hari.

Terletak sekitar 60 km dari Tambolaka, ibukota kabupaten Sumba barat daya, akses ke situs ini masih sulit, karena tidak ada transportasi umum dan letaknya jauh dari daerah perkotaan. Tidak ada panduan tunggal ke lokasi. Oleh karena itu pengunjung harus sering bertanya kepada penduduk setempat di mana danau itu berada. Keadaan jalan menuju danau bervariasi, beberapa daerah ditutupi dengan aspal halus, tetapi beberapa masih berbatu dan mengeras.

Dalam perjalanan ke Weekuri, di sisi kiri jalan, Anda akan melihat sebuah kompleks milik seorang warga Prancis yang mengelola pantai Mandorak, salah satu pantai di wilayah Kodi. Tidak jauh dari sana, Anda akan memasuki area Danau Weekuri, ditandai oleh pos jaga. Ada warga setempat yang menjaga pos dan pengunjung hanya perlu membayar tiket untuk menikmati danau yang indah ini. Selain itu, dari pos jaga, pengunjung masih harus menempuh jarak sekitar 20 meter untuk sampai ke danau.

Baca juga:

Selain menikmati keindahan Danau Weekuri, bermain air atau berenang, pengunjung juga dapat menikmati dan menjelajahi keindahannya dari ketinggian. Cukup berjalan menyusuri jalan setapak ke barat mengikuti bunyi ombak, pengunjung bisa memanjat tebing yang masuk ke laut terbuka.Panjat di atas bebatuan ini, pengunjung harus sangat berhati-hati karena batu-batu ini sangat tajam. Dari puncak bukit karang ini, pengunjung akan mengalami sensasi berbeda.

Jauh lebih indah jika Anda menikmati panorama indah Danau Weekuri dari puncak bukit karang ini. Laut biru dengan ombak yang menghantam kelompok-kelompok batu di sekitar danau akan mengejutkan pengunjung. Danau Weekuri juga terlihat seperti kolam biru yang terlihat dari atas.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Weekuri adalah jam 4 Sore. Pada sore hari, matahari mulai membungkuk ke barat sehingga langit biru memantulkan cahaya di danau. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan matahari terbenam dari puncak bukit karang ini.

Tidak ada fasilitas tambahan di area danau, seperti warung makan, KM atau toilet.

Last Update: 8 Juni 2021

Artikel Menarik Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *