Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP]

  • Whatsapp

Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP] – Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan adalah perencanaan dasar drainase yang menyeluruh dan terarah pada suatu daerah perkotaan yang mencakup perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang Kota.

Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan disusun untuk kawasan metropolitan, kawasan perkotaan besar dan kota yang mempunyai nilai strategis.

Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP]
Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP]
Rencana induk sederhana Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan berlaku 25 (dua puluh lima) tahun atau disesuaikan dengan jangka waktu Rencana Umum Tata Ruang Kabupaten/Kota.

Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan paling sedikit memuat:
a. inventarisasi kondisi awalsistem drainase;
b. kajian dan analisis drainase dan konservasi air;
c. pendekatan Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan ; d. rencana sistem jaringan drainase perkotaan termasuk skema
jaringan drainase perkotaan;
e. skala prioritas dan tahapan penanganan;
f. perencanaan dasar;
g. pembiayaan;
h. kelembagaan; dan
i. pemberdayaan masyarakat.

Peraturan terkait; PERMEN PU Nomor 12 Tahun 2014

Pengertian Drainase

Pengertian tentang drainase kota pada dasarnya telah diatur dalam SK Menteri Pekerjaan Umum 239 Tahun 1987. Menurut SK tersebut, yang dimaksud drainase kota adalah :

“Jaringan pembuangan air yang berfungsi mengeringkan bagian-bagian wilayah administrasi kota dan daerah urban dari genangan air, baik dari hujan lokal maupun luapan sungai yang melintas di dalam kota”.

Drainase adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan air permukaan ke badan air atau ke bangunan resapan buatan.

Drainase berwawasan lingkungan adalah :

Pengelolaan drainase yang tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi lingkungan. Terdapat dua pola pengelolaan :

  1. Drainase perkotaan adalah sistem drainase dalam wilayah administrasi kota dan daerah perkotaan (urban) yang berfungsi mengendalikan atau mengeringkan kelebihan air permukaan di daerah permukiman yang berasal dari hujan lokal, sehingga tidak mengganggu masyarakat dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
  2. Pengendali banjir adalah bangunan untuk mengendalikan tinggi muka air agar tidak terjadi limpasan atau genangan yang menimbulkan kerugian.
  3. Badan penerima air adalah sungai, danau, atau laut yang menerima aliran dari sistem drainase perkotaan.

Sistem Drainase Perkotaan

Fungsi Drainase Perkotaan secara umum :

  • Mengeringkan bagian wilayah kota dari genangan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif.
  • Mengalirkan air permukaan ke badan air penerima terdekat secepatnya.
  • Mengendalikan kelebihan air permukaan yang dapat dimanfaatkan untuk persediaan air dan kehidupan akuatik.
  • Meresapkan air permukaan untuk menjaga kelestarian air tanah (konservasi air).
  • Melindungi prasarana dan sarana yang sudah terbangun.

Berdasarkan fungsi layanan :

Sistem Drainase Lokal
Yang termasuk sistem drainase lokal adalah saluran awal yang melayani suatu kawasan kota tertentu seperti komplek permukiman, areal pasar, perkantoran, areal industri dan komersial. Sistem ini melayani areal kurang dari 10 Ha. Pengelolaan sistem drainase lokal menjadi tanggung jawab masyarakat, pengembang atau instansi lainnya.

Sistem Drainase Utama
Yang termasuk dalam sistem drainase utama adalah saluran drainase primer, sekunder, tersier beserta bangunan pelengkapnya yang melayani kepentingan sebagian besar warga masyarakat. Pengelolaan sistem drainase utama merupakan tanggung jawab pemerintah kota.

Pengendalian Banjir (Flood Control)
Sungai yang melalui wilayah kota yang berfungsi mengendalikan air sungai, sehingga tidak mengganggu dan dapat memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat. Pengelolaan pengendalian menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal SDA.

Berdasarkan Fisiknya :

a. Sistem saluran primer : adalah saluran utama yang menerima masukan aliran dari saluran sekunder. Dimensi saluran ini relatif besar. Akhir saluran primer adalah badan penerima air.

b. Sistem saluran sekunder : adalah saluran terbuka atau tertutup yang berfungsi menerima aliran air dari saluran tersier dan limpasan air dari permukaan sekitarnya, dan menersukan air ke saluran primer. Dimensi saluran tergantung pada debit yang dialirkan.

c. Sistem saluran tersier : adalah saluran drainase yang menerima air dari saluran drainase lokal.

Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP]

Password: www.betantt.com – Cara Download dan Isi Password

PERHATIAN! Jika file winrar tidak bisa di extract atau corrupt, Silahkan Anda update aplikasi Winrar ke versi yang terbaru.
Semoga artikel mengenai Download Laporan Perencanaan Drainase Perkotaan [LENGKAP], bisa bermanfaat untuk Anda. Dan jangan lupa share ke teman-teman Anda yah 🙂

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *