Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru

  • Whatsapp

Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru 2021 – Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berguna untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Jembatan dibangun untuk mempermudah lalu lintas pejalan kaki, pemandu kenderaan atau kereta api di atas halangan tersebut.

Perhitungan konstruksi jembatan harus didukung oleh teori-teori, rumus-rumus dan peraturan-peraturan dalam perencanaan.

Bacaan Lainnya

Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru 2021
Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru 2021

Tahapan – Tahapan Dalam Perencanaan Jembatan

Menurut Supriyadi dan Muntohar (2000:23) tahapan-tahapan dalam perencanaan jembatan adalah sebagai berikut:

Pemilihan lokasi jembatan

Pemilihan lokasi jembatan tergantung pada kondisi-kondisi lalu lintas.Secara umum, suatu jembatan untuk melayani arus lalu lintas yang baik kecuali, kalau ada kondisi-kondisi khusus. Troitsky (dalam Supriyadi dan Muntohar 2000:25) prinsip dasar dalam pembangunan jembatan adalah “Jembatan untuk jalan raya, tetapi bukan jalan raya untuk jembatan.”Pada pemilihan lokasi jembatan harus dilihat dari tiga aspek, yaitu:

Aspek lalu lintas

Mengingat jembatan akan melayani arus lalu lintas dari segala arah, maka muncul kompleksitas terhadap existing dan rencana, volume lalu lintas, oleh karenanya sangat diperlukan ketepatan dalam penentuan ketepatan dalam penentuan tipe jembatan yang akan digunakan.

Aspek teknis

Persyaratan teknis yang perlu dipertimbangkan antara lain:

• Penentuan geometri struktur;
• Pemilihan posisi utama jembatan dan posisi deck;
• Penetuan panjang batang optimum sesuai dengan syarat hidrolika, arsitektural dan biaya konstruksi;
• Pemilihan elemen-elemen struktur atas dan struktur bawah;
• Pendetailan struktur atas;
• Pemilihan bahan yang paling tepat untuk struktur jembatan berdasarkan pertimbangan struktural dan estetika.

Aspek estetika

Aspek estetika jembatan di perkotaan merupakan faktor yang penting pula dipertimbangkan dalam perencanaan. Kesesuaian estetika dan arsitektural akan memberikan nilai lebih kepada jembatan yang dibangun ditengah-tengah kota

Layout jembatan

Setelah lokasi jembatan ditentukan, variabel berikutnya yang juga penting sebagai pertimbangan adalah layout terhadap topografi setempat. Biaya investasi jembatan merupakan proporsi terbesar dari total biaya jalan raya. Sebagai konsekuensinya, struktur tersebut hampir selalu dibangun pada tempat yang ideal untuk memungkinkan bentang jembatan yang sangat pendek, fondasi dapat dibuat sehematnya, dan melintasi objek pemisah dengan layout berbentuk square layout.

Penyelidikan lokasi

Keseluruhan pekerjaan ini terbagi atas dua bagian yang saling melengkapi satu sama lain, yaitu:

a. Pekerjaan kantor (Office work)

Pekerjaan kantor atau sering disebut desk study meliputi antara lain:

• Melengkapi pemetaan topografi lokasi jembatan;
• Pemetaan geometri di sekitar jembatan pada site plan dengan skala yang sesuai;
• Penggambaran layout jembatan pada site plan;
• Pengolahan data lapangan.

b. Pekerjaan lapangan (Field work)

Pekerjaan lapangan meliputi sebagai berikut:

• Penyelidikan lokasi
Peyelidikan lokasi perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik lokasi nanti, contohnya keadaan lereng sungai.
• Kondisi fondasi setempat
Kondisi fondasi termasuk titik-titik rencana pilar pada potongan melintang sungai, merupakan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dengan seksama.

Preliminary design

Troitsky (dalam Supriyadi dan Muntohar 2000:33) menyatakan“Dalam bidang rekayasa jembatan tindakan dasar dari kemampuan kreatifitas adalah imajinasi”. Untuk merencanakan sebuah jembatan, hal penting pertama adalah mengimajinasikannya. Preliminary design tidak memberikan penyelesaian yang telah siap pakai (ready solution), akan tetapi merupakan suatu penentuan akhir alternatif yang disajikan

Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru 2021

Panduan ini mencakup tahapan perencanaan jembatan dari awal hingga akhir yang dibagi kedalam 5 (lima) Volume Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan dengan rincian sebagai berikut:

Volume 1 tentang Perencanaan Umum dan Survei Jembatan.

Pada Volume 1 ini dijelaskan cara menganalisis suatu jembatan mulai dari struktur atas, struktur bawah, dan fondasi. Selain itu, diberikan penjelasan mengenai tahapan dalam melakukan penyelidikan untuk perencanaan jembatan;

Volume 2 tentang Perencanan Teknis Struktur Bangunan Atas Jembatan.

Pada Volume 2 ini dijelaskan ketentuan dalam pemilihan tipe struktur, analisis pembebanan, perilaku dan perencanaan jembatan terhadap beban gempa, serta langkah dalam merencanakan struktur atas jembatan;

Volume 3 tentang Perencanaan Teknis Struktur Bangunan Bawah dan Fondasi.

Volume 3 menjelaskan perencanaan teknis struktur bawah yang meliputi perencanaan teknis pilar tunggal, pilar portal, dan pilar dinding serta perencaan teknis abutment tipe dinding, abutment jenis gravitasi, dan abutment jenis penopang (counterfort). Selain itu, dijelaskan pula tentang perencanaan teknis fondasi meliputi fondasi dangkal, fondasi sumuran, fondasi tiang beserta pile cap (kepala tiang);

Volume 4 tentang Perletakan dan Sambungan Siar Muai, Bangunan Pengaman dan Tanah Timbunan, Lereng dan Likuifaksi.

Pada Volume 4 ini dijelaskan ketentuan dalam pemilihan tipe dan perencanaan perletakan dan sambungan (siar muai). Selain itu, Volume 4 juga memaparkan penjelasan yang berhubungan dengan perkiraan stabilitas lereng lluatan meliputi lereng galian dan lereng timbunan, perencanaan bangunan pengaman dan tanah timbunan (oprit), serta pertimbangan perencanaan terhadap potensi likuifaksi; dan

Volume 5 tentang Contoh Perhitungan.

Pada volume 5 ini dijelaskan tentang perhitungan perencanaan teknis jembatan mulai dari struktur atas, struktur bawah dan fondasi. Rumusan yang telah diberikan pada Volume 2, Volume 3, dan Volume 4 dihimpun menjadi satu pada Volume 5, namun diberikan juga tambahan contoh perhitungan jembatan standar lainnya yang tidak ada pada volume sebelumnya, seperti perencanaan box culvert, gelagar beton pratekan segmental 40 m dan 60 m, gelagar beton pratekan nonsegmental 40 m, serta pilar portal dengan balok transversal.

Password: www.betantt.com – Cara Download dan Isi Password

PERHATIAN! Jika file winrar tidak bisa di extract atau corrupt, Silahkan Anda update aplikasi Winrar ke versi yang terbaru.
Semoga artikel mengenai Download Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Terbaru 2021, bisa bermanfaat untuk Anda. Dan jangan lupa share ke teman-teman Anda yah 🙂

Artikel Menarik Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *